Sifeut ureung aceh :
bak peng tubit teubingong-bingong, bak peng tamong alhamdulilah.
Uang dapat mengubah sifat manusia. Hanya karena uang semuanya bisa berubah dalam sekejap. Orang bisa menjadi aneh bila berbicara masalah uang. Yang pintar bisa bodoh hanya karena uang, demikian juga sebaliknya, yang bodoh bisa menjadi pintar disebabkan uang.
Di Aceh, untuk berbisnis sangat dibutuhkan modal yang besar. Karena orang aceh dikenal sangat gemar berhutang. Entah karena orang aceh memiliki sifat dermawan, karena mau memberikan hutang, atau karena orang aceh tidak cinta kepada uang/harta. Diaceh hampir tidak kita dapati sipembisnis tidak mempunyai buku catatan hutang piutang. Mulai dari bisnis kecil-kecilan seperti mendirikan kios sampai pembisnis kelas berat. Emang sifat dan zat tidak bisa dipisah, begitulah adanya orang aceh. Endatu pernah berkata: “nyang na tinggai seumbahyang, nyang na teu glong utang”.
Sebenarnya berhutang dalam agama tidak dilarang malah dianjurkan, karena hutang dapat mempererat silaturahmi, kenapa tidak, silaturrahmi akan selalu terjaga antara sipemberi hutang dengan yang berhutang karena takut hutangnya tak terbayar. Saya melihat persaudaraan orang aceh lumayan sangat erat mungkin karena sifat itu tadi. Tapi bukan karena itu, itu hanya sentilan kecil saja.hehehe
Memang hutang dianjurkan, anjuran ini sangat gemar dilakukan oleh orang aceh. Sangking gemarnya kebanyakan orang aceh lebih suka berhutang daripada membayar hutang. Kalau penghutang datang menagih hutang, selalu saja kita lihat orang aceh yang berhutang tadi terbingung-bingung, berpura-pura bodoh atau lupa. Keadaannya yang demikian bukanlah dia sedang bersandiwara atau dibuat-buat, akan tetapi memang begitu adanya orang aceh kalau “Bak peng tubit teubingong-bingong, bak peng tamong Alhamdulillah”.



