SKRIPSI > satu kata berjuta rasa, saing2an sama cinta :))

ini adalah problem anak mahasiswa tingkat akhir….SKRIPSIIIII…..hadooo…kenapa harus ada fenomena kamfreet ini ya????

*dikostan……..tiba-tiba Samsung GT-B3410W berdering…

mahasiswa skripsi: *garuk2 kepala*

Ortu: skripsi udah sampe mana?

mahasiswa skripsi: dikit lagi…. *dari dulu juga ini melulu jawabannya*

Ortu: cepet lah diselesain!! jangan asik tidur mulu, atau jalan2 terus!!

mahasiswa skripsi: *galau mendadak* *pindah tempat*

*di kondangan ketemu….

paman: skripsi udah sampe mana? lulus kapan?

mahasiswa skripsi: *cuma bisa senyum miris*

*di Warkop, ketemu ………

senior alumni: skripsi udah sampe mana? lulus kapan?

mahasiswa skripsi: *cuma bisa senyum miris*

*di dunia maya chat sama teman SMA……….

temen SMA: ente sibuk apa sekarang?

mahasiswa skripsi: skripsi aja

temen SMA: trus udah sampe mana skripsinya? wisuda kapan?

mahasiswa skripsi: *mahasiswa skripsi is offline*

*di jalan ketemu guru SMA………..

guru SMA: ya ampun udah lama sekali ga ketemu.. pasti udah di wisuda ya sekarang?

mahasiswa skripsi: maaf bu, saya buru2 nih..lagi ada urusan penting, pamit ya bu.. *ngacir*

*di kampus, ketemu temen seangkatan dan sejurusan……….

teman: heh..kemane aja dirimu??

mahasiswa skripsi: ga kemana2 hehehe..dirimu?

teman: ngerjain skripsi laahh..estafet ke perpus satu ke perpus yang lain.. ni aku lagi mau daftar sidang.. dirimu udah sampe bab mana skripsinya?

mahasiswa skripsi: NIAAATTT!!!!!

itu ceritaku..sekarang bagaimana ceritamu kawan..??? ayo kasih vote di polling bawah ini ya :>


Advertisements

“Selamat malam, pemirsa. Hari ini bersama saya, si HiuMerah, selama beberapa menit kedepan saya kembali menyuguhkan kisah teman-teman saya, serta mengangkat hal-hal yang dianggap tabu, menjadi layak dan patut untuk diperbincangkan. Semua akan kita kupas tajam, setajam… Pisau cukur!”

senang bisa kembali menyapa, dari kota yang tak seberapa mana ini 😀

setelah seharian hari ini bergelut dengan ‘nesis’ sepertinya ini waktunya untuk istirahat sejenak, tambahkan kopi ke gelas bakar dupa dan mari kita bercerita lagi..

Masih ingat dengan cerita tentang teman si hiu, “Mr. T” yang suka melintir rambut itu?? mari kita selesaikan cerita tentangnya di part III (final) malam ini agar arwahnya tenang di seberang sana..

sebetulnya ada beberapa topik yang sihiu bingung milihnya (macam selebritis aja tu orang). Berhubung di part II si hiu menyinggung tentang idealismenya yang tinggi dalam melakukan aksi-aksi jadi si hiu memutuskan untuk mengangkat topik DEMONSTRASI dan AKSI di cerita Mr.T bahagian terakhir ini..

Begini ceritanya…

FKIP Unsyiah saat itu selalu dianggap anak tiri, dengan fasilitas ala kadarnya yang membuat para mahasiswanya agak kecewa dengan pihak penguasa kampus. Pagi itu Mr.T melihat seorang aktifis kampus sibuk mengumpulkan mahasiswa, meskipun dia tak tahu pasti tujuannya, dan tanpa banyak tanyak, langsung saja dia ikut bergabung. Akhirnya mereka menuju depan biro rektor unsyiah. Dalam orasinya, pria bermancung giginya itu mengatakan : Hari ini kita minta keadilan dari pihak Rektorat, saia telah bertemu dengan Dubes Amerika, Australia, dan Inggris dan telah menceritakan kondisi gedung FKIP tercinta. Begitu petikan orasi yang hingga saat ini terekam di kepalanya. Itulah hari pertama dia mengenal dunia parlemen jalanan. Belakangan setelah mengenal orang tersebut, dia tahu bahwa ucapan itu hanya gertak sambal untuk menampar biro rektor yang angkuh saat itu.

Demo di Hari Kelahiran

Demo diluar kampus yang paling diingatnya adalah demo disaat hari ulang tahunya sendiri. Beberapa hari sebelum demo, Mr.T sempat berdiskusi dengan beberapa kawan – kawan maupun adek letting kampusnya, dan sesungguhnya isu demo yang akan diangkat tentang kenaikan BBM. Beberapa diantara mereka memang orator ulung dan juga beberapa adek letting yang baru saja menginjakkan kakinya di unsyiah.

Dana selalu jadi masalah klasik dalam setiap gerakan (maklum anak kos, awal bulan makan ayam, akhir bulan makan calon anak ayam, atau bahkan kadang hanya makan indomie), karena demo waktu itu memang tanpa paksaan maupun difasilitasi pihak tertentu. Seorang teman Mr.T yang juga seorang ‘toke’ dengan ikhlas menyiapkan mobil pick-up nya untuk mengangkut massa. Aksi pun mereka lakukan, dan dengan massa yang tidak begitu banyak, tapi mantapya lagi pengiring mereka adalah mahasiswi yang berkendaraan roda dua.

Penuh semangat, mereka pun menuju gedung DPRA, walaupun rintik hujan membasahi bumi, tetapi itu tidak melemahkan perjuangan mereka hari itu. Mereka membakar ban kreta yang menjadikan aksi semakin memanas. Setelah aksi selesai mereka lakukan, ditengah perjalanan menuju kampus tanpa dikomandoi, teman – teman yang tadi ikut serta dalam melakukan aksi mengucapkan selamat ulang tahun untuk Mr.T. Sungguh bahagia sepertinya Mr.T hari itu (lagi-lagi rambut yang jadi korban pelintiran jari-jarinya), ternyata diantara teman-temannya yang sama-sama turun ke jalan untuk melakukan aksi bersamanya ada yang mengingat hari kelahirannya.

Jika biasanya kue tar atau sejenisnya di hari ulang tahun seseorang, maka yang mereka persembahankan hari itu adalah sebuah spirit tanpa kenal pamrih dalam mendukungnya berjuang dengan cara yang sesuai dengan ‘identitas’nya. Bahkan seorang adek letting rela mengeluarkan sedikit uangnya untuk mengisi bensin pick-up. Tak ada kata-kata yang keluar dari mulut Mr.T waktu itu, yang ada hanya pancaran sinar mata dan rambut yang kena pelintit menyiratkan kebahagiaan dan ungkapan rasa Terima kasih buat kawan – kawan yang merayakan ulang tahunnya di gedung DPRA dan bundaran simpang lima dengan cara melakukan aksi turun ke jalan.

*Tapi belakangan banyak juga kawan2 yang palak setelah mengetahui sepertinya ada konspirasi dalam penetapan tanggal aksi bertepatan dengan ulang tahunnya Mr.T — wkwkwkw – (bacanya: hahahahahhaa….alias ketawa)

Saat Jadi Pimpinan Aksi

Saat itu sebagai ketua Umum ESA, Mr.T memiliki perbedaan pandangan dengan BEM FKIP Unsyiah (biasa lah, kalo sama warna kan gak meriah). Namun bukan berarti mereka saling menghujat apalagi mencaci. Belakangan beberapa ketua himpunan yang tidak puas dengan BEM saat itu datang pada Mr.T dan meminta solusi atas persoalan kampus, dan Mr.T memutuskan untuk mengadakan rapat di RKU III.

Dalam rapat tersebut mereka membentuk Forum yang mereka beri nama FORSIMAPED-FKIP. Secara kebetulan Mr.T didaulat menjadi pimpinan forum tersebut. Hasil rapat memutuskan akan dilakukan aksi esok harinya di depan biro rektor. Lagi2, persoalan dana menghambat gerakan mereka saat itu, lalu muncul ide khasnya Mr.T untuk menemui Pembantu Dekan hari itu juga. Saat menemui pembantu dekan, mereka katakan maksud kedatangan mereka. Ini sedikit sedikit dialog hari itu yang terjadi antara Mr.T dan pak PD.

Mr.T : ”Pak, beberapa ketua Himpunan di FKIP ingin perubahan di FKIP dengan melakukan aksi”.

PD3: jangan, ngapain?kan gak baik gitu. Kita kan maunya FKIP damai selalu.

Mr.T : kalo begitu, bapak harus bantu kami untuk mengumpulkan ketua- ketua Himpunan, bapak kan tahu, untuk itu kami butuh dana *(padahal dananya buat demo dekanan)

PD3 : tanpa ragu beliau (sekarang beliau sudah alm) mengeluarkan uang sebanyak 300 rb. (kena dech lho pak)

Selanjutnya, dengan wajah riang merekapun segera membeli kartoon, spidol dan menyewa damri untuk aksi esok hari. Aksi pun mereka lakukan. Dan setelah aksi demonstrasi selesai mereka lakukan pak PD3 menjumpai Mr.T, dan berkata:

PD3 : katanya mau buat diskusi, tapi kok malah jadi demo?

Mr.T: Iya pak, benar pak diskusi, dan hasilnya kami harus lakukan aksi.

PD3 : *Sambil tersenyum : alahai nak, pinter kali bersilat lidah, tapi ya sudahlah.

Itulah kisah pertama kali Mr.T memimpin aksi demonstrasi, dan setelah aksi pertamanya itu pihak rektorat memanggilnya untuk menghadap, ada tawaran menggiurkan. Dan itu ternyata tawaran yang didapatkan oleh para pemimpin-pemimpin aksi sebelumnya. Katanya: bukan munafik, tapi memang tak diambil tawaran tersebut. Mau tau tawarannya? #nomention ajalah, ntar kalo dibuka di sini nanti dianggap pembusukan karakter.

Andai saja saat itu tawaran tersebut diambil, mungkin cerita ini tak pernah ada karena kami tak akan pernah punya kesempatan untuk berbincang-bincang dan berbagi cerita.

———————————————————————–the End———————————————————————–

Yak, hari ini Sabtu, 18 Juni 2011 pukul 23:45. Itu artinya sekarang adalah Sabtu malam. Ya, Sabtu malam hampir berakhir! 

Kalo kalian tanya si hiu lagi ngapain, si hiu bakal jawab seperti biasa lagi online di warkop, bengong mantengin si Blacky sambil nesis yang udah hampir deadline. Kalo kalian tanya kenapa si hiu ngga keluar jalan-jalan (maaf) malam mingguan, si hiu gak bakalan ngaku kalo si hiu (masih) jomblo, si hiu bakalan jawab kalo hiu malas keluar, Manda aceh sedang hujan, ulat bulu dan virus ecoli lagi mewabah dimana-dimana dan jalanan pasti rame. Ilmu ngeles tingkat tinggi warisan pesantren

Buat kalian yang malam ini juga ngga kemana-mana, hiu turut berduka cita. Jika doa kalian belum terkabulkan, jangan panik. Mungkin Tuhan masih menyimpan yang terbaik untuk diberikan pada saat dan masa yang lebih tepat. Kalo kalian masih ngga sabaran juga, jangan lupakan ‘Doa Persamaan Nasib’ yang sering si poconggg ajarkan lewat akun twitternya:

“Ya tuhan, jika kau sayang pada temanku, lindungilah mereka. Jika kau sayang padaku, hancurkanlah malam minggu mereka. Amiiin (poconggg.com)

Pesan kopi bakar dupa.

mari kita lanjutkan lagi bercerita malam ini.

masi ingat dengan *Tangkering??? (baca https://hiumerah.wordpress.com/2011/06/18/280/ )

mari kita lanjutkan ceritanya..

konon katanya si “T” adalah seorang orator ulung dalam menggerakkan massa.. sangkin ulungnya menurut sebuah sumber mengatakan kalau si “T” itu pernah berorasi sendiri keliling kampus.. *dahsyaaaaaatttttt ;))

orangnya vokal dan lantang dalam menyuarakan jeritan mahasiswa.. satu hal yang patut dikagumi, dalam melakukan aksi, si “T” selalu bergerak atas dasar hati nurani dan tuntutan identitas pribadinya yang telah ditindas.. bukan karena ingin menjilat demi menggelembungkan rekening pribadi.. *asumsi

kalau seandainya dari dulu si “T” melakukan aksi-aksi turun ke jalan agar rekening tabungannya di isi, sihiu yakin.. sekarang si “T” sedang berada di pulau komodo dengan ditemani secangkir kopi luak dan sekardus rokok pejantan tangguh.. dan seorang isteri yang baru pulang dari Ostrali *masih asumsi

karakternya yang pedas dalam melakukan aksi menentang kezaliman, dan memegang teguh prinsip-prinsip “identitas” pribadinya bukan berati menjadikannya sosok yang sulit untuk dimintai nasehat mengenai masalah cinta.. sejarah telah mencatat, banyak para junior yang menjadi pengikut setianya curcol dan meminta nasehat kepada si “T” dalam masalah cinta. harus di akui. ada yang berhasil dan ada yang berakhir tragis.

salah satu pasien cinta si “T” yang bernasib tragis adalah Mr. P.

waktu itu Mr.P mengalami masalah mental yang tidak siap untuk menyatakan dan menanyakan status cintanya kepada cewek pujaannya. Lalu Mr.P berkonsultasi dengan si “T”. dan atas berkat pencerahan dan dokrin si “T”, Mr. P berhasil mengumpulkan segenap keberaniannya untuk menyatakan cinta kepada cewe idamannya. Hasilnya..???? TRAGIS

Mr.P melakukannya sebanyak 3 kali dengan cara yang berbeda karena cara pertama dan ke dua gagal, tetapi malah ditolak sebanyak 4 kali… ckckckckck… tragis benar akhir dari perjuanganmu kawan..

dalam urusan cinta bagi laki-laki, si “T” mempunyai prinsip yang simple. Sebagai kaum laki-laki kalo cinta ya nyatakan dan tanyakan. menjadi seorang cowok harus berani menyatakan dan menanyakan lansung kepada si target. Percuma laki kalo gak berani. Katanya. Si “T” selalu berpesan kepada pasien-pasiennyan kalo gak berani menyatakan dan menanyakan, besoknya mending kalian pake rok aja =))

lalu bagaimana untuk cerita cintanya si “T” sendiri..??? hahahahaha..

khusus untuk topik yang satu ini si hiu mesti mikir-mikir dulu dan minta izin kepada si “T” terlebih dahulu… 😀

Intro……………….

Apa kabar teman..?

siang ini ditemani segelas kafein dan beberapa batang nikotin bercampur tar mari kita lanjutkan cerita..

kali ini si hiu akan bercerita tentang seorang teman sihiu yang multi-talenta dan multi fungsi..

terkadang dia bisa menjadi seorang teman, kawan, sahabat, panutan, ataupun bahkan musuh..

Mulai masuk pengenalan karakter…………………………..

si hiu menyebutnya ‘Tangkering’ *sejarahnya akan si hiu ceritakan lain kali 😀

dan selanjutnya akan disingkat dengan inisial “T”

T adalah seorang senior di dalam dunia kampus..

seorang senior yang karakternya disesuai dengan mahkluk sosial yang sedang dihadapinya

seseorang yang memiliki selera humor tingkat tinggi untuk teman-temannya, romantisme hanya untuk pacarnya, dan jiwa yang keras di depan musuh-musuhnya..

kesehariannya sederhana,.

makanan kesukaannya buku-buku agama, politik, dan filsafat.

minuman kesukaannya kopi, kopi, dan kopi..

rokok favoritnya *** (maaf, blog ini tidak disponsori oleh perusahaan tsb) jadi saiia menyebutnya seperti sebutan beliau saja.. dia menyebutnya rokok ‘pejantan tangguh’…

Awal mula Si hiu mengenal si “T” ——————————-

pertama sekali si hiiu mengenal ”T” di sebuah tempat dan kondisi yang sungguh tidak menyenangkan

tepatnya di bawah jembatan lamnyong.. hahahaha

saat itu Sihiu dan teman-teman seperjuangan di FKIP Bahasa Ingris 03 sedang mengikuti sebuah program untuk diperkenalkan dengan dunia kampus yang disegel dengan kata ‘orientasi’..

walaupun saat itu kondisi kami menjadi orang-orang yang tertindas tetapi banyak hal yang bisa kami dapat.. minimal bisa kenal sama para senior *gitu katanya

dan waktu itu kami juga bisa lebih dekat dengan alam dan mahkluk-mahkluk Tuhan lainnya..

salah satunya kami bisa lebih mengenal dengan pupuk alam yang diproduksi oleh mahkluk Tuhan yang manusia manyebutnya ‘lembu’.. kami bisa lebih akrab dengan baunya bau eek lembu yang tersebar seperti ranjau di bawah jembatan lamnyong.. setiap ada pesawat yang terbang di atas kepala kami para senior berteriak…

“Tiaraaaaaaapppppp… Tiaraaaaaappp kalian semua.. ”

Ospek gaya lama yang mengharuskan mahasiswa baru untuk tiarap setiap ada pesawat lewat.. untungnya waktu itu cuma pesawat Garuda dan Hercules yang terbang di sini.. kalo tidak.. hmmm.. tak terbayangkan berapa banyak jumlah tiarapnya..

Percakapan pertama antara si hiu dan karakter —————————————————–

Karena merasa tertindas..jadi waktu itu si hiu minjam wajahnya harimau yang sedang dilanggar teritorialnya..

lalu si “T” ini datang ke arah si hiu dengan wajah garangnya sambil melintir-lintir rambut dan mulai membentak… ini ni kutipan dialog waktu itu:

“T” : woi.. kau.. kurang senang kau ya.. ?

Si hiu : iya.. jadi mau kau apa..? ——> tetapi ini jawaban yang dijawab si hiu di dalam hati.. kalau jawaban yang keluar waktu itu.. “gak bang..” *pasang gaya meles

“T” : Anak pejabat kau ya…? anak anggota DPR kau ya…? gak takut kami.. gak usah kau anggar2kan orang tuamu di sini…

Si hiu: gak usah sok garang lah kau.. kusuruh hajar sama bodyguard aku baru tau kau *sambil menghayal punya bodyguard yang turun dari helikopter —-> lagi2 jawaban ini cuma di dalam hati.. dan yang keluar cuma 2 kata.. “gak bang…”

———— jam istirahat & makan siang tiba————si “T” pun pergi beranjak *melintir2 rambut———-

bersambung……….

Pernah nulis surat cinta sebelumnya?? atau mungkin sampai sekarang juga masih melakukannya..?? hehehe

waktu itu si hiu sedang menjalani PPL (Program Pengalaman Lapangan) di salah satu Sekolah Menegah Pertama di kota ini. PPL itu sendiri  salah satu mata di kuliah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  dimana mahasiswa turun untuk mengajar di sekolah-sekolah termasuk si hiu. surat cinta ini dituliskan oleh seorang anak SMP yang bernama Rafli, si Rafli bertujuan untuk membantu teman sebangkunya yang bernama Abdul untuk mengungkapan cintanya kepada si Yola..tapi si Abdul belum punya keberanian atau menemukan cara untuk melakukannya..jadinya si Rafli menawarkan diri untuk membatu si Abdul dengan menuliskan sebuah surat cinta untuk si Yola… *luar biasa solidaritas si Rafli ini..  😀

Surat ini si hiu dapatkan dari si Yola yang menjadi target si Abdul, ceritanya si Yola tak berminat dengan surat dan cintanya si Abdul.. sebagai bentuk protes si Yola terhadap si Abdul dan Rafli, Yola menyerahkan surat itu kepada gurunya yang tak lain dan tak bukan adalah si hiu sendiri..

karena gaya bahasa dari isi surat cinta itu menarik dan sangat amat lumayan untuk tingkat anak SMP, jadi surat itu si hiu simpan dan sekarang akan dipotkan di blog ini… ini dia isi suratnya :

“Yola, kenapa kamu malu melihat saya..apakah gaya dan tulisan saya tidak menarik, atau kamu sudah ada yang punya, siapa………? Yola waktu saya melihat kamu, kamu seperti bunga mawar yang mekar/ tumbuh dengan cantik. Yola, setiap hari saya melihat kamu dari mimpi kadang-kadang waktu belajar di sekolah. Yola, kapan kamu mau meneria cinta (love), saya akan menunggu kamu sampai kamu mau menerima cinta saya sampai mati

Saya mau menunggu cintamu atau saya akan mempertahankan cintamu dan saya akan mempertahankan diriku demi cintaku kepadamu Yola

Yola saya sangat cinta padamu, setiap malam saya membayangkan muka yola, yola maukah kamu jadi pacarku

  1. Mau
  2. Tidak mau
  3. Piker dulu  

By: Abdul Haris

Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan cinta seorang pemuda. Mahasiswa tingkat akhir yang dia sendiri tak tau kapan studynya berakhir. Punya jiwa bijak yang terbenteng penuh dengan gengsi setinggi dewa. Suatu ketika dia jatuh cinta. Saat itu sepertinya dia benar-benar menjelma dewa. Bahagia katanya. Tapi ternyata hatinya retak disebabkan ulah takdir yang tak kunjung memihak. Usahanya untuk maju meminang ternyata tak cukup dinilai serius karena status yang masih tak mapan. Dia mundur teratur. Memendam hasrat dalam-dalam. Menahan keinginan pribadi demi kebahagiaan orang yang dia cintai. Katanya dengan begitu dia bahagia. Ya. Dia bahagia. Katanya. Semua yang sudah terjadi dia tinggalkan dalam kotak berlabel masa lalu dan tersimpan rapi di bagian arsip hatinya. Tapi siapa yang tau bahwa masa lalu ternyata memiliki taring?
Disaat orang yang ia cintai itu telah benar-benar bahagia bersama orang lain, dan secara tak disengaja pihak lain yang mengetahui kisah mereka mulai berisik dan sedikit ugal-ugalan. Becanda sih. Tapi tetap saja mengundang risih. Katanya. Setiap mendengar itu hatinya terasa seperti ada yang menaburkan garam di atas luka lama. Saya jadi bertanya-tanya pada diri sendiri. Jadi, bahagia yang dulu pernah ada ketika dia dengan ikhlas* melepaskannya apakah terkikis hingga akhirnya menghilang dan berubah menjadi benci? atau munkinkah ikhlas dalam hal cinta tak bisa memiliki hanyalah mitos belaka..?? hanya dia dan Tuhan yang tahu

Pesan Masuk…

Posted: May 12, 2010 in Cerita Harian
Tags: , , , ,

Di dunia ini, tidak ada kesuksesan sekecil apapun yang bisa dicapai dengan mudah..

Namun sukses selalu menuntut kesungguhan, pengorbanan, pemikiran, keringat, ketahanan menanggung rasa sakit, bahkan mungkin nyawa.

Namun keteguhan hati kita untuk melangkah, InsyaAllah itulah yang akan membawa kita menuju perubahan.

MELANGKAHLAH !!

Karena lebih baik melangkah seribu kilometer untuk mencari air

Daripada membiarkan diri kehausan ditengah padang pasir…

Received:

08:24:21

May.11.2010